Translate

||| Tentang Aku |||

Foto saya
Jenaris, Kajang Selangor, Malaysia
¤¤ Penyair nan tidak akan berhenti memaparkan sesuatu. Berkata benar biar pahit sekali pun. Kata kata biarlah membawa makna. Makna jangan berbau hina.¤¤

Perlu Baca

masalah tanah pusaka Md Sesh masih tidak selesai Klik Label: Pusaka Mengambil hak milik orang lain tanpa mengikut panduan Islam adalah HARAM; akta tanah yang dipinda oleh manusia hanya perangkap NERAKA bagi mereka yang tamak akan harta dunia

05 Julai 2010

Inilah Preview Uruguay vs Belanda

Apakah masih ada dajal Suarez yang lain akan cuba buat Belanda kecundang pada pagi nanti sama-sanalah kita saksikan Perlawanan Separuh Akhir ini.

Tindakan Suarez menampan bola dengan tangan di garisan gol ketika bertemu Ghana telah pun diambil tindakan oleh FIFA; dia hanya digantung satu perlawanan. Namun jika seorang pemain Uruguay telah berani mempermainkan undang-undang perlawanan bukan satu yang mustahil yang lain akan mengikut contoh seperti yang dilakukan Suarez.

Penyokong bola sepak Uruguay telah pun menobatkan Suarez sebagai wirawan pasukan mereka maka pastinya corak permainan Uruguay akan pasti mengikut jalur yang Suarez ronakan bagi pasukan mereka.

Belanda & Pengadil perlawanan terpaksa mengekang dengan tangkas corak permainan pasukan Uruguay yang pasti amat licik nanti. Pastinya ramai kalangan peminat bola sepak semakin teruja mengikuti perkembangan pasukan Uruguay ini; apatah lagi jika ia dapat menambat Belanda dari terlepas ke Perlawanan Akhir.

Robben & rakannya terpaksa berhati-hati dengan gelagat pasukan Uruguay ini. Mereka pastinya akan melakukan apa sahaja demi mencapai puncak pertandingan. Jadikan contoh perlawanan dengan Brazil yang lau di mana Belanda dapat menunduk pasukan yang tersohor di dunia ini. Jika jaguan bola sepak Brazil telah dapat ditundukkan; takkan tidak dapat mengatasi pasukan Uruguay ini.

Bagaimana pendapat anda?.


TRIBUNNEWS.COM, PRETOTIA -
Belanda dan Uruguay hadir di semifinal Piala Dunia 2010 sebagai tim kejutan. Oranye menyingkirkan Brasil yang dipenuhi pemain top dunia. Uruguay melewati Ghana, satu-satunya wakil Afrika di perempat final, lewat laga paling dramatis dalam sejarah 80 tahun Piala Dunia.

Keduanya akan bertemu di Cape Town, Rabu (7/7/2010) pukul 01.00 WIB, untuk menciptakan sejarah baru di turnamen akbar Piala Dunia.

Belanda dan Uruguay tak pernah bertemu di berbagai pertandingan apa pun dalam 36 tahun terakhir. Keduanya terakhir kali berlaga di Piala Dunia 1974, dan dimenangkan Belanda dengan dua gol tanpa balas.

Bagi Oranye, ini laga semifinal pertama sejak 1998. Uruguay telah lupa bahwa dirinya pernah menjadi kekuatan sepakbola dunia. Le Celeste terakhir mencapai final pada 40 tahun lalu di Meksiko.

Belanda selalu datang ke Piala Dunia dengan banyak bakat, tapi kerap tak bisa mencegah friksi internal. Oranye selalu terbuai pujian sukses awal, dan gagal mencapai final.

"Ingat Euro 2008. Setelah kami mengalahkan Italia dan Prancis, semua orang menyebut kami calon juara. Ternyata, kami gagal di perempat final," kata pelatih Bert van Marwijk.

Bagi Uruguay, sukses mencapai semifinal Piala Dunia adalah yang kali pertama sejak Le Celeste meninggalkan tradisi anti-football. Mereka kini menjadi tim terakhir yang meraih tiket ke Piala Dunia 2010 paling sukses.

Van Marwijk mengabaikan semua kritik, yang menyebut timnya mencapai semifinal dengan mengabaikan sepakbola indah dan tak mengesankan, termasuk saat mengalahkan Brasil. Menurutnya, yang indah adalah kemenangan.

Belanda, katanya kini tinggal perlu dua kemenangan lagi untuk mengakhiri penantian panjang akan trofi Piala Dunia. Ia bersedia melakukan apa saja untuk mewujudkan mimpi itu, termasuk 'meninggalkan' total football.

Van Marwijk harus melakukan dua perubahan di line up-nya akibat hukuman untuk Nigel de Jong dan defender Gregory van der Wiel. Joris Mathijsen tampaknya akan mengisi tempat Van der Wiel. Pilihan lainnya adalah Khalid Boulahrouz dan Demy de Zeeuw. Rafael van der Vaart dan Ibrahim Afellay tampaknya masih akan duduk di bangku cadangan.

Uruguay sendiri bukan tanpa masalah. Mereka kehilangan Luis Suarez, striker yang mengklaim diri sebagai pemilik Tangan Tuhan. Ia diganjar kartu merah akibat menghalau bola yang meluncur ke gawangnya dengan tangan, dalam laga perempat final melawan Ghana.

Le Celeste mencapai semifinal berkat kepiawaian pelatih Oscar Tabarez mengatur keseimbangan di semua lini. Namun tanpa Suarez di depan, segalanya mungkin akan menjadi lain.

Tanpa Suarez, peran Diego Forlan akan terasa sangat berat. Ia tidak mungkin menjalankan dua peran sekaligus, sebagai pengatur serangan dan striker.

Nocolas Lodeiro keluar dari turnamen akibat patah kaki. Diego Lugano diragukan bisa bermain, menyusul cedera ligamen lutut saat melawan Ghana. Namun Diego Godin telah bisa bermain, setelah absen satu pertandingan.

Belanda sedikit diuntungkan dengan tidak tampilnya Suarez. Setidaknya, mereka yang bermain di Eredivisie tidak dihantui bencana yang akan dibuat kawan sendiri. Suarez adalah produsen gol paling subur di Eredivisie bersama Ajax.(Goal.com)

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN
Uruguay: Muslera; M. Pereira, Scotti, Victorino, A. Pereira; A. Fernandez, Arevalo, Perez, Cavani; Abreu, Forlan

Belanda: Stekelenburg; Boulahrouz, Heitinga, Mathijsen, Van Bronckhorst; Van Bommel, De Zeeuw; Kuyt, Sneijder, Robben; Van Persie

Perjalanan di Piala Dunia 2010

URUGUAY
12-06-2010 Uruguay 0 - 0 Prancis
17-06-2010 Afsel 0 - 3 Uruguay
22-06-2010 Meksiko 0 - 1 Uruguay
26-06-2010 Uruguay 2 - 1 Korsel
03-07-2010 Uruguay 1 - 1 Ghana (adu penalti)

BELANDA
14-06-2010 Belanda 2 - 0 Denmark
19-06-2010 Belanda 1 - 0 Jepang
25-06-2010 Kamerun 1 - 2 Belanda
28-06-2010 Belanda 2 - 1 Slovakia
02-07-2010 Belanda 2 - 1 Brasil

Cavani: Belanda Bukan Superior

CAPE TOWN, KOMPAS.com — Penyerang Uruguay, Edinson Cavani, berpendapat, timnya memiliki materi pemain yang tak kalah berkualitas dengan Belanda. Karena itu, Cavani yakin "La Celeste" mampu menaklukkan "Holland" pada semifinal, Selasa (6/7/2010).

Uruguay merupakan satu-satunya wakil Amerika Selatan yang tersisa. Mereka berhasil melangkah ke empat besar setelah berhasil mengalahkan Ghana lewat drama adu penalti yang mendebarkan. Apalagi, keberhasilan menembus semifinal menjadi yang pertama sejak 1970. Keyakinan untuk mengulang sejarah terindah ketika menjadi juara dunia pada 1930 dan 1950 pun semakin membubung tinggi.

Namun, bukan perkara yang mudah bagi Diego Forlan cs untuk mengulang kenangan indah itu. Ketangguhan mereka akan diuji oleh Holland. Di atas kertas, Van Bommel dkk lebih diunggulkan meraih tiket ke final. Hal itu karena mereka memiliki pemain-pemain bintang, seperti Robin Van Persie, Arjen Robben, dan Wesley Sneijder. Apalagi, "The Flying Dutchmen" mencapai empat besar dengan penampilan yang mengagumkan karena bisa menyingkirkan Brasil 2-1, Jumat (2/7/2010).

Kendati begitu, Cavani mengaku timnya takkan gentar sedikit pun dengan nama besar Belanda. Uruguay, menurutnya, memiliki materi dan kualitas yang tak jauh berbeda dengan Belanda. Karena itu, penyerang Palermo itu yakin tiket final hanya milik Uruguay.

"Kami bisa menang. Namun, jika seseorang melihat 23 pemain kami dan berasal dari mana kami bermain mungkin akan ada sedikit kejutan. Sebagian besar kami bermain di Serie-A, La Liga, Liga Belanda, Liga Portugal, dan Liga Argentina. Kami memiliki banyak pengalaman, berkualitas, dan muda," paparnya.

"Aku percaya bahwa kini kami tak boleh berpikir tentang masa lalu, tetapi soal masa depan. Hal itu telah berubah sejak kami berhasil ke semifinal. Aku pikir melawan Belanda akan menjadi pertandingan yang seimbang. Kami bisa memenangkannya," tambahnya.

Pada laga nanti, Uruguay takkan diperkuat penyerang andalannya, Luis Suarez. Penyerang Ajax Amsterdam ini menerima kartu merah saat melawan Ghana.

"Belanda kuat dalam menyerang. Robben tampil bagus pada Piala Dunia kali ini. Namun, kami memiliki (Diego) Forlan yang juga tampil luar biasa," tuntasnya. (FBI)