Translate

||| Tentang Aku |||

Foto saya
Jenaris, Kajang Selangor, Malaysia
¤¤ Penyair nan tidak akan berhenti memaparkan sesuatu. Berkata benar biar pahit sekali pun. Kata kata biarlah membawa makna. Makna jangan berbau hina.¤¤

Perlu Baca

masalah tanah pusaka Md Sesh masih tidak selesai Klik Label: Pusaka Mengambil hak milik orang lain tanpa mengikut panduan Islam adalah HARAM; akta tanah yang dipinda oleh manusia hanya perangkap NERAKA bagi mereka yang tamak akan harta dunia

10 Ogos 2009

AnakBunga80 (Delima Merkah)

Sedar tak sedar telah pun lebih setahun April 08 Arwah Firwan meninggalkan kita aku teringat akan fotopages yang mana isteri arwah rajin kemaskinikan. Ianya masih boleh diakses & banyak gambar-gambar baru cahayamata arwah.

Seperkara yang aku harapkan adalah janji UPM yang mahukan Erna isteri arwah mendapat jawatan tetap telah pun terlaksana. Kalau pun tidak menjadi Pegawai Sains boleh sahaja diseapakan menjadi Pembantu Pengajar demi jaminan masa depan cahayamata Arwah Firwan. Perkara sebegini janganlah ditangguh-tangguhkan. Takutnya bagai kes isterinya Meor, telah tamat belajar, telah konvo & ada ijazah tidak dinaikkan sebagai anjakan, pangkat, gaji atau sebagainya. Tau-tau meninggal dunia lantaran sakit mengejut. Bagi yang tak fikirkan kebajikan stafnya memang tak terasa apa pun. Tapi bagiku aku rasa amat terkilan.

Bukanlah aku dengki atau mengungkit. Pegawai atasan, sebagai contoh Pensyarah. Memang kalangan mereka yang aku rapat, siap sahaja masternya terus dapat tangga gaji baru. Siap saja PhDnya terus dapat anjakan ganjarannya.

Seharusnya mereka yang di aras bawahan sedemikianlah juga kebajikannya. Kebajikan kerja janganlah dibeda-bedakan. Ada buruh yang memegang ijazah pun masih diabaikan.

Aku masih teringat akan Arwah Fuzan, anak-anaknya tinggal menjadi yatim piatu. Masa itu aku AJK KSS, barulah organisasiku sibuk nak buat tabung anak yatim perbagai. Semasa arwah Fuzan masih hidup tak terfikir pun mahu naikkan pangkat dia lantaran dia memang layak dinaikkan taraf jawatan, ada kemahiran ada pula kelulusan MLVK. Dibiarkan dia menjadi buruh hingga ke liang lahat.

Samalah ceriteranya aku sampai mengadu kepada Pak LaH mantan PM kita. Aku tak sanggup melihat ramai Budak Pejabat atau Peon di UPM yang sudah pangkat Atok. Aku mahu melihat mereka dinaikkan jadi Pembantu Tadbir Rendah. (Dulu Kerani Rendah). Apa yang UPM buat, terbaru aku dengar UPM sekadar mahu memikirkan nak naikkan ke tangga gaji N4. Cuba semak betul-betul berapa imbuhan N1 ke N4 itu. Umur 40an sudah cakar dinding gaji Peon yang terdera ini. Masih tak faham-faham. Yang pelik kesatuan pekerja main angguk-angguk sahajakah dalam menangani isu ini.

Harap-harap Erna & cahayamata Arwah Firwan telah pun terbela nasibnya.

anakbunga80.fotopages.com

Asam Pedas Bertam Ulu (Harum Aroma)

Kiriman: Syahila
Sumber: Noriah Salim, Kg. Bertam Ulu, Melaka.


Bahan-Bahan: 1 cawan minyak masak
1 ekor ikan patin sederhana besar
2 helai daun limau purut
Garam dan sedikit gula

Bahan A:-

1 ½ sudu teh jintan putih
2 ½ sudu teh jintan manis

Bahan B:-

6 biji bawang merah }
2 ulas bawang putih }
3 cm halia } dikisar
7 cm kunyit hidup }
3 cm belacan }
2 cm lengkuas }

Bahan C:-

30 tangkai cili kering }dikisar
2 batang serai

Bahan D:-

1 mangkuk sederhana besar air asam jawa
Air secukupnya

Bahan E:-

2 kuntum bunga kantan
Daun kesum secukupnya

Cara:

1. Panaskan minyak. Setelah itu, masukkan halba diikuti Bahan A. Setelah naik bau, masukkan Bahan B.

2. Setelah bahan B kelihatan agak garing, masukkan Bahan C beserta serai. Biarkan cili agak pecah minyak, baru dimasukkan Bahan D dan Bahan E. Biar menggelegak.

3. Kemudian bolehlah dimasukkan ikan patin, garam dan sedikit gula. Apabila ikan masak, tutupkan api dan akhir sekali terus dimasukkan daun limau purut yg telah disiat-siat sedikit.

Cadangan Hidangan:

Untuk hidangan 4 orang

Tambahan:

Apabila menumis rempah, jangan tunggu sehingga bahan tersebut hangus.

Mesra.net

WS Rendra 2 (Sastera)

Puisi indah dari Rendra

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan-Nya,
bahwa rumahku hanya titipan-Nya,
bahwa hartaku hanya titipan-Nya,
bahwa putraku hanya titipan-Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,

Mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?

Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,
kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.

Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan
Nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku,

Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...
"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"

(WS Rendra).

Sajak Sebatang Lisong

menghisap sebatang lisong
melihat Indonesia Raya
mendengar 130 juta rakyat
dan di langit
dua tiga cukung mengangkang
berak di atas kepala mereka

matahari terbit
fajar tiba
dan aku melihat delapan juta kanak - kanak
tanpa pendidikan

aku bertanya
tetapi pertanyaan - pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet
dan papantulis - papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan

delapan juta kanak - kanak
menghadapi satu jalan panjang
tanpa pilihan
tanpa pepohonan
tanpa dangau persinggahan
tanpa ada bayangan ujungnya
..........................

menghisap udara
yang disemprot deodorant
aku melihat sarjana - sarjana menganggur
berpeluh di jalan raya
aku melihat wanita bunting
antri uang pensiunan

dan di langit
para teknokrat berkata :

bahwa bangsa kita adalah malas
bahwa bangsa mesti dibangun
mesti di up-grade
disesuaikan dengan teknologi yang diimport

gunung - gunung menjulang
langit pesta warna di dalam senjakala
dan aku melihat
protes - protes yang terpendam
terhimpit di bawah tilam

aku bertanya
tetapi pertanyaanku
membentur jidat penyair - penyair salon
yang bersajak tentang anggur dan rembulan
sementara ketidak adilan terjadi di sampingnya
dan delapan juta kanak - kanak tanpa pendidikan
termangu - mangu di kaki dewi kesenian

bunga - bunga bangsa tahun depan
berkunang - kunang pandang matanya
di bawah iklan berlampu neon
berjuta - juta harapan ibu dan bapak
menjadi gemalau suara yang kacau
menjadi karang di bawah muka samodra
.................................

kita mesti berhenti membeli rumus - rumus asing
diktat - diktat hanya boleh memberi metode
tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan
kita mesti keluar ke jalan raya
keluar ke desa - desa
mencatat sendiri semua gejala
dan menghayati persoalan yang nyata

inilah sajakku
pamplet masa darurat
apakah artinya kesenian
bila terpisah dari derita lingkungan
apakah artinya berpikir
bila terpisah dari masalah kehidupan

WS RENDRA
( itb bandung - 19 agustus 1978 )

Puisi WS Rendra (Sastera)

Surat Cinta

Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
bagai bunyi tambur yang gaib,
Dan angin mendesah
mengeluh dan mendesah,
Wahai, dik Narti,
aku cinta kepadamu !

Kutulis surat ini
kala langit menangis
dan dua ekor belibis
bercintaan dalam kolam
bagai dua anak nakal
jenaka dan manis
mengibaskan ekor
serta menggetarkan bulu-bulunya,
Wahai, dik Narti,
kupinang kau menjadi istriku !

Kaki-kaki hujan yang runcing
menyentuhkan ujungnya di bumi,
Kaki-kaki cinta yang tegas
bagai logam berat gemerlapan
menempuh ke muka
dan tak kan kunjung diundurkan

Selusin malaikat
telah turun
di kala hujan gerimis
Di muka kaca jendela
mereka berkaca dan mencuci rambutnya
untuk ke pesta
Wahai, dik Narti
dengan pakaian pengantin yang anggun
bunga-bunga serta keris keramat
aku ingin membimbingmu ke altar
untuk dikawinkan
Aku melamarmu,
Kau tahu dari dulu:
tiada lebih buruk
dan tiada lebih baik
dari yang lain...
penyair dari kehidupan sehari-hari,
orang yang bermula dari kata
kata yang bermula dari
kehidupan, pikir dan rasa

Semangat kehidupan yang kuat
bagai berjuta-juta jarum alit
menusuki kulit langit:
kantong rejeki dan restu wingit
Lalu tumpahlah gerimis
Angin dan cinta
mendesah dalam gerimis.
Semangat cintaku yang kuta
batgai seribu tangan gaib
menyebarkan seribu jaring
menyergap hatimu
yang selalu tersenyum padaku

Engkau adalah putri duyung
tawananku
Putri duyung dengan
suara merdu lembut
bagai angin laut,
mendesahlah bagiku !
Angin mendesah
selalu mendesah
dengan ratapnya yang merdu.
Engkau adalah putri duyung
tergolek lemas
mengejap-ngejapkan matanya yang indah
dalam jaringku
Wahai, putri duyung,
aku menjaringmu
aku melamarmu

Kutulis surat ini
kala hujan gerimis
kerna langit
gadis manja dan manis
menangis minta mainan.
Dua anak lelaki nakal
bersenda gurau dalam selokan
dan langit iri melihatnya
Wahai, Dik Narti
kuingin dikau
menjadi ibu anak-anakku !

( dipetik secara bebas oleh Imnogman )

Tentang WS Rendra

Penyair W.S Rendra meninggal dunia (Sastera)


SEJUMLAH orang menghadiri pengebumian Rendra di kompleks Padepokan Seni Bengkel Teater Rendra, Cipayung Jaya, Citayam, Depok semalam.



JAKARTA - Budayawan dan penyair terkemuka Indonesia W.S Rendra (gambar), yang juga mempunyai banyak peminat di Malaysia, meninggal dunia di sebuah hospital di sini malam tadi setelah lebih sebulan dirawat kerana penyakit jantung, lapor agensi berita Bernama semalam.

Media massa tempatan melaporkan Rendra, 74, yang juga dikenali "Si Burung Merak" meninggal dunia pada 10.15 malam tadi, dan meninggalkan 11 orang anak daripada tiga orang isteri, yang mana dua daripadanya sudah diceraikan.

Setelah memeluk Islam pada Ogos 1970 ketika menikahi isteri keduanya, Sitoresmi Prabuningrat, beliau menukar namanya menjadi Wahyu Sulaiman Rendra daripada nama asalnya Willibrodus Surendra Broto Renda.

Selain sajak-sajaknya, Rendra juga dikenali ramai di Malaysia melalui filem bertema agama yang dilakoninya Al Kautsar pada tahun 1980-an.

Jenazah Allahyarham dikebumikan selepas solat Jumaat di Bengkel Teater, Citayam, Depok dekat sini, tidak jauh dari kubur sahabatnya, Mbah Surip, penyanyi reggae yang mendadak popular di Indonesia dengan lagu Tak Gendong, yang meninggal dunia Selasa lepas.

Rendra beberapa kali memperoleh anugerah dalam bidang sastera, antaranya Penghargaan Adam Malik pada 1989, SEA Write Award pada 1996 dan Penghargaan Achmad Bakri pada 2006.

Sementara itu, sebuah akhbar melaporkan bahawa salah seorang anaknya, Rachel menangis di pusara bapanya. Suara takbir dan teriakan Allahuakbar dari orang ramai bergema di sekitar kuburnya.

Rachel tiba 41 minit selepas bapanya dikebumikan. - Agensi

Replika Najib di Batu Caves jadi isu (Ceritera)


Jimadie Shah Othman
Ogos 10, 09
1:40pm
kemaskini 5.18pm Selepas replika gergasi Datuk Seri Anwar Ibrahim di kawasan DUN Batu Caves menjadi kontroversi antara PKR dengan Umno, kini patung besar Datuk Seri Najib Razak di situ dijadikan isu.

Namun seorang pemimpin PKR menyifatkan replika perdana menteri di perkarangan kuil Batu Caves yang dinaikkan "tidak ada masalah apa-apa" kerana "kami tidak pernah menganggapnya haram".

ADUN Batu Caves, Amirudin Shari menjadi sasaran kontroversi susulan kewujudan replika penasihat PKR akhir tahun lalu menjelang sambutan Hari Raya Aidilfitri.

Penegakan imej mula memancing kontroversi apabila mufti Perlis waktu itu Dr Mohd Asri Zainul Abidin mendakwa ia "berunsur keberhalaan" dan "perlu dihapuskan dengan segera."

Selepas itu, banyak pihak mempertikaikan kehadiran replika besar itu di simpang utama dekat Wisma Keringat - selain dianggap "patung" yang dilarang oleh Islam, ia juga dianggap membazir.

"Tetapi bagi Umno (Gombak) yang ingin mengadakan demonstrasi, kita harap mereka mengambil pendirian yang sama (terhadap patung Najib)," kata Amirudin, yang juga naib ketua Angkatan Muda PKR.

"Begitu juga mereka yang mengeluarkan fatwa, mengharamkan replika Anwar. Kita harap mereka mengeluarkan fatwa yang sama."

Replika besar Najib dinaikkan beberapa ratus meter di depan patung besar Dewa Muruga yang berwarna emas - di pintu masuk gua Batu Caves - bersempena festival Satu Malaysia di situ selama tiga hari sehingga Ahad.

Pada 29 Oktober tahun lalu, Umno Gombak menentang keras penegakan replika Anwar kerana imej besar berdekatan simpang jalan itu didakwa mengganggu kelancaran lalulintas.

Ketuanya Abdul Rahim Kamaruddin turut mengancam mengadakan "bantahan terbuka" sekiranya Majlis Perbandaran Selayang (MPS) membenarkan tempoh penegakannya dilanjut
sehingga hari natal tahun lalu.

Menurutnya, ketika pemerintahan Umno di Selangor dahulu, parti itu hanya menggunakan imej besar untuk papan iklan, bagi tujuan perlancongan sahaja.

Ketika dihubungi Malaysiakini hari ini, Abdul Rahim enggan mengulas mengenai replika presiden Umno itu buat masa ini dengan alasan "belum melihat sendiri imej tersebut".

Sementara blog rasmi Amirudin semalam menerbitkan tulisan yang menempelak pemimpin Umno dan Dr Asri yang disifatkan sebagai "bising bagai nak rak" terhadap replika Anwar.

"Masa kita bina replika DSAI (Anwar) dulu di Batu Caves, semua pihak daripada BN bising bagai nak rak, termasuklah mantan mufti Perlis.

"Sekarang kita mohon, apa pula fatwa membina replika Najib di kuil Batu Caves? Mana puak-puak BN atau Umno yang mulut bising hari itu," artikel penulis Shahabaker dipetik.

Dalam tulisan 'Kata dulang paku serpih, dulu kata orang, sekarang kau pula lebih-lebih', penulis itu memuatkan kenyataan dua pemimpin Umno yang mengkritik isu replika Anwar, antaranya:

Naib presiden Umno, Datuk Seri Mohd Ali Rustam waktu itu dilaporkan berkata, pembinaannya menunjukkan PKR "mendewa-dewakan pemimpinnya".

Naib Presiden Umno, Datuk Ahmad Zahid Hamidi pula dipetik berkata, pembinaan replika itu "tidak diizinkan di sisi agama" dan "usaha taksub" penyokong PKR yang bukan Islam.

MalaysiaKini

Ajai, Liza nikah 15 Ogos (Hiburan)


Ditulis oleh Rosli Manah Selasa, 04 Ogos 2009 12:58
share

Penyanyi dan komposer popular Ajai dan Liza Ilias akhirnya bakal disatukan sebagai pasangan suami isteri pada 15 Ogos ini. Mereka sudah mula mengedarkan kad undangan kepada rakan media dan jemputan lain.

Majlis pernikahan akan diadakan di Masjid Negeri, Pulau Pinang pada pukul 10.30 pagi dan diikuti jamuan doa selamat di rumah keluarga Liza, (Norliza Ilias) di Kampung Melayu, Air Itam, Pulau Pinang.

Ia sekali gus mematikan gosip liar yang mengaitkan Ajai (Mohd. Faizal Maas) dengan wanita lain selama ini. Mereka sudah lama mengakui hubungan mesra malah pernah merancang bernikah tahun lalu, namun kesibukan masing-masing membuatkan mereka gagal mencari tarikh yang sesuai.

Selamat pengantin baru Mangga Online ucapkan semula kali ini Ajai akan mendapat kebahagiaan baru. Inilah perkahwinan pertama Liza manakala Ajai pernah berkahwn dengan penyanyi Nurul dan memiliki soorang anak, Ayu Nazirah.

Mangga

Jamal memang hebat (Hiburan)


Ditulis oleh Rosli Manah Isnin, 10 Ogos 2009 11:05

Jamal Abdillah sudah melunaskan janjinya mengadakan konsert istimewa, Jamal... Kembara Seniman selama lima malam berturut-turut mulai 5 Ogos lalu di Istana Budaya. Saya sempat menonton salah satu malam persembahannya.

Semasa melangkah masuk, saya sudah dapat info mengatakan segmen pertama sedikit boring daripada penonton lain yang menonton pada malam-malam sebelumnya. Jadi saya sudah bersedia dengan amaran kebosanan pasa segmen awalnya.

Bosan itu katanya kerana segmen tersebut memuatkan lakonan dan nyanyian perjalanan Jamal sebagai penghibur yang bermula dengan zaman bayinya yang suka menangis dan akan diam apabila diulit dengan lagu sehingga dia bergelar Juara Bintang RTM 1979.

Saya duduk menonton segmen pertama dengan khusyuk dan nyata saya terhibur dengan apa yang dipersembahkan. Saya ingatkan masih panjang lagi segmen pertama kerana saya belum rasa bosan menontonnya.

Malah penonton lain juga terpaku dengan persembahannya. Tiba-tiba diumumkan segmen pertama tamat dan persembahan berhenti rehat. Nampaknya persembahan itu tidak membosankan saya.

Semasa waktu rekat, saya mendekati pegawai Istana Budaya bertanyakan kalau-kalau persembahan pada malam itu berbeza dengan persembahan malam-malam sebelumnya kerana saya tak berasa bosan sedikit pun.

Katanya itulah juga persembahan yang dilakukan oleh Jamal pada malam-malam yang lain. Nampaknya persepsi yang diberi oleh penonton lain pasal persembahan Jamal meleset sama sekali.

Mungkin rakan itu menonton semasa dirinya berada dalam situasi yang membuatkan dia tidak boleh menghayati hiburan yang dipersembahkan. Itu kata hati sayalah.

Vokal sangat bertenaga

Kelebihan utama konsert solo Jamal ialah vokalnya yang sangat hebat dan memiliki himpunan lagu popular yang tidak pernah pudar. Lagu-lagu Kau Lupa Janji, Seniman Menangis, Lancang Kuning, Suratan Nasib, Kabus Di Wajahmu, Sandarkan Pada Kenangan dan banyak lagi tidak pernah dilupakan.

Rata-raya penonton terpaku mendengar suara Jamal sepanjang konsert berlangsung. Malah mereka tidak mahu berganjak pulang walaupun konsert berakhir sehingga memaksa Jamal meneruskan persembahan.

Album lagu-lagu baru dan lama yang dijual di luar panggung juga laris bak goreng pisang panas. Peminat tidak mahu melepaskan peluang memiliki albumnya semula. Apatah lagi mereka berpeluang mendapatkan tandatangan Jamal pada sampul album selepas itu.

Mangga

Dulu harapan kini terbaik (Hiburan)


AFDLIN menjadi figura tumpuan malam FFM22 apabila pulang dengan anugerah Filem Terbaik, Pelakon Lelaki Terbaik dan Cerita Asal Terbaik.


BIASANYA penerima anugerah bagi kategori Pelakon Wanita Terbaik Filem Festival Malaysia terdiri daripada pelakon yang sudah gah dan berpengalaman dalam industri perfileman.

Sekadar menyebut beberapa nama primadona filem yang pernah memegang gelaran itu termasuklah Fauziah Datuk Ahmad Daud, Erma Fatima, Vanida Imran, Ida Nerina dan Nasha Aziz. Namun, Festival Filem Malaysia Ke-22 (FFM22) yang berakhir Sabtu lalu memberikan skrip cerita yang sangat menarik.

Berbeza daripada selalunya gadis comel Liyana Jasmay diangkat FFM22 sebagai pemenangnya menerusi filem Papadom.

Menariknya, Liyana mengecapi kejayaan itu hanya selepas tiga tahun dia pernah dicalonkan sebagai Pelakon Wanita Harapan.

Pada tahun 2006, menerusi filem Castello, lakonan hebatnya berjaya meletakkan nama Liyana dalam calon Pelakon Wanita Harapan. Bagaimanapun dia tewas kepada Carmen Soo yang cemerlang dengan filem The 3rd Generation.

Kali ini menerusi Papadom Liyana memenangi gelaran paling diimpikan setiap pelakon dengan menewaskan Nabila Huda, Sharifah Amani, Heliza Helmi dan Nadia Mustafar.

Liyana yang ditemui sejurus majlis yang berlangsung di Dewan Canselor, Universiti Malaysia Sabah itu berakhir mengakui, dia terkejut dan tidak menyangka akan meraih anugerah dalam kategori yang dianggap antara yang terbesar dalam karier seorang pelakon. Apatah lagi, saingannya terdiri daripada mereka yang hebat.

"Semasa nama saya tercalon lima teratas, saya sudah cukup gembira dan bila nama saya disebut sebagai pemenang saya kaku sekejap kerana tidak sangka akan menang. Bagi saya saingan hebat saya ialah Nabila, tetapi yang lain pun bagus juga," katanya.


PEMENANG FFM22 (dari kiri) Afdlin, Datin Orked (mewakili Yasmin), Liyana, Salina Saibi, Syed Ahmad dan Gayatri Su-Lin.


Namun, apabila menggenggam anugerah yang menjadi idaman ramai pelakon wanita tiba-tiba sahaja terdapat satu beban berat yang terpaksa dipikul oleh Liyana, tambahan usianya baru saya menginjak ke angka 21 tahun.

"Sebenarnya bila menang anugerah ini, saya memikul beban dan tekanan yang berat. Ini disebabkan banyak pihak akan meletakkan harapan yang tinggi terhadap lakonan saya selepas ini.

"Mesti ramai orang beranggapan lakonan saya selepas ini akan lebih bagus dan saya tidak boleh membuat kesalahan. Itu yang membuat saya takut tetapi saya cuba memberikan yang terbaik pada masa hadapan," ujarnya.

Tambah Liyana, kemenangannya berkemungkinan besar disebabkan keserasian antaranya dan Afdlin sebagai bapa dan anak dalam filem Papadom meskipun filem tersebut merupakan gandingan pertama kali Liyana bersama Afdlin.

"Papadom sangat istimewa buat saya kerana watak saya sebagai Mia Sarah sebenarnya merupakan watak sebenar kepada anak perempuan abang Afdlin.

"Wataknya ringan dan ceria, berbeza dengan filem lakonan saya sebelum ini yang lebih berat dan gelap. Ceritanya juga santai dan apabila melihat abang Afdlin bersungguh-sungguh di set penggambaran, secara semula jadi saya terus menjadi anaknya. Kasih sayang itu yang lahir di skrin,

"Bagi saya watak yang paling ringkas sebenarnya paling sukar untuk saya lakonan dan meskipun sebelum ini filem lakonan saya berat tetapi saya menang anugerah melalui filem yang ringan. Tidak semestinya hanya filem berat yang akan menang anugerah," tuturnya.

Promosi awal Papadom


KEMENANGAN besar Papadom bagaikan satu promosi terbaik sebelum memecah panggung 8 Oktober depan.


Bercakap mengenai filem Papadom yang menang besar menerusi kategori Filem Terbaik, Pelakon Lelaki Terbaik, Pelakon Wanita Terbaik, Skor Muzik Asal Terbaik dan Cerita Asal Terbaik, Liyana mahupun Afdlin sama-sama terkejut kerana mereka menyangka filem Talentime akan menguasai pentas FFM22.

"Sebagai seorang pelakon dalam filem Papadom saya turut berbangga dan gembira dengan kejayaan yang diraih. Seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam filem ini pasti sangat seronok seperti saya juga.

"Saya percaya jika kita buat sesuatu kerja dengan ikhlas pasti dan bukannya mengejar populariti pasti ia akan membawa pulangan yang baik," jelasnya yang anggun bersama busana pereka terkenal Jovian Mandagie.

Bagi pengarahnya pula Afdlin yang turut menerima anugerah untuk kategori Pelakon Lelaki Terbaik menyifatkan kemenangan dalam FFM22 merupakan yang terbesar kerana sebelum ini dia tidak pernah memenangi kategori Filem Terbaik.

Kemenangan berganda yang diperolehnya membuatkan Afdlin sebak ketika menerima anugerah terakhir.

Afdlin menjelaskan filem Papadom begitu dekat dengan jiwanya kerana dibikin berlandaskan pengalaman sebenarnya sebagai seorang bapa.

"Terkenangkan arwah Yasmin, meskipun tidak rapat, kami pembikin filem sentiasa menghubungi antara satu sama lain. Saya sangka Yasmin akan menang. Tidak sangka Papadom yang sangat dekat dengan jiwa saya sendiri akan menang besar. Itu yang menyebabkan saya sebak," katanya.

Bagaikan mendapat promosi awal memandangkan filem Papadom akan memecah panggung pada 8 Oktober depan, kata Afdlin filem itu dibuat berdasarkan pengalamannya sendiri sebagai seorang bapa yang sibuk dengan kerja dan kurang menghabiskan masa bersama keluarga.

"Hampir tiga tahun saya kurang masa dengan keluarga kerana terlalu fokus pada kerja. Suatu hari kami pergi bercuti dan sebagai seorang bapa yang ada anak perempuan, saya terfikir apa akan jadi jika isteri saya sudah tiada. Adakah saya akan berhenti menjadi pengarah dan menumpukan sepenuh perhatian kepada anak-anak saya.

"Itu yang lahirnya idea untuk membikin Papadom kerana ia adalah cerita diri saya sendiri. Saya tidak rasa bersalah meninggalkan anak-anak untuk bekerja kerana saya bekerja pun untuk keluarga begitu juga dengan bapa-bapa yang lain. Tetapi saya bertuah kerana mempunyai isteri yang begitu faham dengan diri saya.

"Cuma sebagai seorang bapa termasuk saya, mereka tidak tahu bagaimana hendak menunjukkan kasih sayang kepada anak-anak terutama anak perempuan. Sebab itu dalam filem ini bermacam-macam cara pelik yang dilakukan seorang bapa demi memastikan anak perempuannya selamat dan gembira walaupun cara itu salah," ujarnya.

Walaupun telah memenangi banyak anugerah dalam FFM22, pengarah, pelakon, penyanyi dan pengacara terkenal itu masih mengidamkan kemenangan dalam kategori Pengarah Terbaik yang dimenangi oleh arwah Yasmin Ahmad menerusi filem Talentime.

"Sebelum ini saya pernah menang bagi kategori Pengarah Harapan dan kali ini Filem Terbaik tetapi satu lagi anugerah yang belum menang dan saya nak sangat menang ialah Pengarah Terbaik," tuturnya penuh serius.

Apa kata pemenang


SALINA SAIBI Pelakon Pembantu Wanita Terbaik (Bohsia)


FESTIVAL Filem Malaysia Ke-22 melabuhkan tirai dengan seribu satu cerita di negeri di bawah Bayu Sabah. Dengan rata-rata pembahagian trofi dan anugerah nampak setara apabila Papadom dan Talentime pulang dengan lima kemenangan, beberapa filem lain seperti Setem, Bohsia - Jangan Pilih Jalan Hitam, Cicakman 2 dan Histeria tidak pulang dengan tangan kosong.

Jom ikuti apa kata pemenang selain corat-coret yang sempat dirakamkan wartawan Haryati Karim sepanjang berkampung di Kota Kinabalu.

SALINA SAIBI Pelakon Pembantu Wanita Terbaik (Bohsia)

“Selama lapan tahun bergelumang dalam dunia lakonan dan telah berlakon ratusan drama, ini kali pertama saya berlakon filem, tercalon dan menang anugerah. Mula-mula tercalon pun macam tidak percaya dan memang tidak jangka menang sebab saya bukannya popular.

“Bila menang memang terkejut sangat. Rasa berbaloi apabila semua penat lelah dihargai, saya harap dengan kemenangan saya ini lebih ramai orang sedar akan bakat yang saya miliki,” katanya.

SYED AHMAD FAIZAL Skor Muzik Asal Terbaik (Papadom)

"Sebelum ini saya pernah menang di anugerah Oskar tetapi ini kali pertama saya menang di FFM. Apabila menang pastinya gembira dan terharu kerana hasil kerja dihargai.

"Saya hanya bekerja di belakang tabir tetapi masa majlis anugerah saya buat persembahan bersama Afdlin dan Rashidi dengan lagu tema filem Setem, harap suka dengan hasil kerja saya selepas ini."

ZAHIRIL ADZIM Pelakon Harapan Lelaki (Kami The Movie)

"Saya tidak sangka pertama kali berlakon terus menang anugerah. Saya jangkakan untuk menang sesebuah anugerah selepas dua atau tiga tahun berlakon.

"Alhamdulillah perjalanan seni saya dipermudahkan dan saya gembira serta sedar saya perlu lakukan yang lebih baik kerana anugerah ini umpama motivasi diri saya."

JACYLN VICTOR Pelakon Wanita Harapan (Talentime)

"Walaupun tidak mahu berlakon pada mulanya, tetapi saya mencuba juga yang terbaik. Syukur saya diberi satu anugerah yang saya rasakan cukup besar. Lakonan bidang baru bagi saya, itu satu kejutan apabila menang."

ORKED WAKIL ARWAH YASMIN AHMAD Lakon Layar Terbaik dan Pengarah Terbaik (Talentime)

"Ini yang diimpikan oleh kakak saya. Dia buat filem bukan untuk terima anugerah tetapi untuk menggembirakan hati emak dan abah. Filemnya menonjolkan kehidupan yang sebenar dan menyentuh perasaan.

"Saya berharap semua orang dapat maafkan kesilapan kakak jika dia ada buat silap dan doakan agar rohnya ditempatkan di kalangan orang yang beriman."

GAYATRI SU-LIN PILLAI (PENERBIT EKSEKUTIF TAYANGAN UNGGUL) Papadom/Setem/Histeria

"Kemenangan filem-filem terbitan Tayangan Unggul membuktikan kami memberi kualiti di samping hiburan. Selepas filem Kala Malam Bulan Mengambang, kini tiba giliran Papadom, pastinya saya rasa gembira.

"Harap dengan kejayaan Papadom di FFM22, ia akan meningkatkan keterujaan penonton untuk menonton filem ini yang akan ditayangkan pada 8 Oktober depan."

MARIANI ISMAIL Pelakon Veteran Wanita

"Kalau pun tidak dapat anugerah ini, saya tetap akan berlakon kerana dunia seni sudah menjadi darah daging saya.

"Anugerah ini sepatutnya diberi setiap tahun kepada pelakon lama sebab ia memberi pengiktirafan dan penghormatan atas pengorbanan yang dilakukan oleh penggiat seni."

Kosmo!

Papadom Filem Terbaik


AFDLIN bersama barisan pelakon filem Papadom yang muncul sebagai Filem Terbaik FFM22 di Kota Kinabalu malam semalam.





KOTA KINABALU – Filem yang belum ditayangkan lagi Papadom diangkat sebagai Filem Terbaik pada majlis Festival Filem Malaysia Ke-22 (FFM22) yang berlangsung di Dewan Canselor, Universiti Malaysia Sabah di sini malam semalam.

Kemenangan tersebut membolehkan karya Afdlin Shauki itu membawa pulang hadiah wang tunai RM50,000 dana perfileman tajaan Perbadanan Kemajuan Filem Nasional Malaysia bernilai RM100,00 dan sebuah trofi.

Papadom turut membawa pulang kategori Pelakon Wanita Terbaik melalui lakonan Liyana Jasmay dan pelakon lelaki terbaik dipegang Afdlin sendiri dengan hadiah wang tunai RM15,000 dan trofi.

Kosmo!

Mayat pengganas bukan Noordin?


SEBUAH akhbar di Indonesia, semalam memaparkan berita muka depan bahawa jasad yang terbunuh 'Tidak Mirip Noordin'.

BEJI, Indonesia - Terdapat keraguan bahawa lelaki yang mati ditembak polis Indonesia di sebuah rumah di Dusun Beji, Temanggung, Jawa Tengah pada Sabtu lalu ialah pengganas paling dikehendaki di Asia iaitu Noordin Mohammad Top, lapor sebuah akhbar semalam.

Sebelum ini, spekulasi tercetus bahawa lelaki yang mati ditembak di rumah itu ialah Noordin.

Spekulasi itu tercetus kerana setakat ini tiada pengesahan daripada polis Indonesia mengenai perkara tersebut.

Identiti mayat lelaki itu mungkin diketahui dalam tempoh dua minggu lagi selepas ujian asid deoksiribonukleik (DNA) dilakukan.

Pada Jumaat lalu, sepasukan anggota polis mengepung dan melepaskan tembakan ke arah sebuah rumah yang didakwa menjadi tempat persembunyian Noordin di Temanggung dalam operasi yang berakhir kelmarin.

Ketika kejadian, Noordin, 40, dikatakan bertahan berseorangan daripada serangan polis dalam rumah itu.

Namun, akhbar Jawa Pos memetik beberapa sumber menyatakan keraguan bahawa jenazah yang ditemui dalam rumah itu ialah Noordin - seorang rakyat Malaysia yang dikehendaki kerana dipercayai terlibat dalam beberapa siri pengeboman di Indonesia.

Alasan yang dikemukakan bagi mewajarkan hujah itu ialah bentuk tubuh lelaki tersebut tidak sama seperti Noordin.

"Jasad itu lebih pendek daripada profil Noordin," kata sumber tersebut.

Berdasarkan maklumat yang diperoleh polis berhubung fizikal Noordin, pengganas itu didapati kerap memakai kemeja lengan panjang untuk menutup kulit pada tubuhnya yang menyerupai kudis.

Kosmo!

Cap jari bukan Noordin Mat Top
Ogos 10, 09 3:22pm
Analisis cap jari menunjukkan lelaki yang dibunuh polis anti-keganasan Indonesia kelmarin bukan suspek pengganas rakyat Malaysia, Noordin Mat Top.

Bagaimanapun, ujian DNA masih lagi dijalankan.

Lelaki yang disyaki Noordin itu mati ditembak dalam 'Operasi Tiga Serangkai' di Jawa Tengah Sabtu lalu.

Bagaimanapun, polis anti-keganasan Indonesia berkata hanya ujian DNA dapat mengesahkan identiti mangsa.

Bagaimanapun, satu sumber memberitahu AFP bahawa Noordin masih bebas.

“Bukan dia. Kami tahu dari raut mukanya serta cap jarinya,” kata satu sumber polis yang tidak mahu namanya disebut.

"Kami masih meneruskan gerakan mengesannya," tambahnya.

Media tempatan melaporkan Noordin mati ditembak selepas polis menyerbu sebuah rumah di Jawa Tengah Sabtu lalu selepas mengepungnya selama 17 jam.

Pegawai kanan anti-keganasan, Ansyad Mbai enggan mengulas mengenai identiti mayat yang mati ditembak di rumah tersebut.

Menurutnya, ujian DNA akan mengesahkan sama ada dia Noordin atau orang lain.

"Lebih baik kita tunggu ujian DNA,” tambahnya.

MalaysiaKini




Minta tolong sebelum mati - Mayat lelaki dalam bilik air dipercayai Noordin


ANGGOTA pasukan anti pengganas Polis Indonesia memulakan serbuan ke atas rumah yang menjadi sarang persembunyian Noordin selepas 16 jam dikepung.


BEJI, Indonesia - "Nama saya Noordin M Top.''
Itulah suara terakhir seorang lelaki dipercayai ketua pengganas paling dikehendaki di Asia Tenggara, Noordin Mohammad Top dalam rumah yang menjadi tempat persembunyiannya di tengah sawah dekat Temanggung, Jawa Tengah sebelum ia dihujani peluru dalam serangan polis bermula 4.30 petang (5.30 petang waktu Malaysia) kelmarin.

Rumah itu terus dikepung dengan polis melepaskan tembakan serta diikuti letupan bom sehingga pukul 5 pagi semalam.

Pasukan antipengganas Densus 88 Indonesia yang dalam siri menjejaki rangkaian Jemaah Islamiyah (JI) diketuai Noordin, sudah mengesan lokasi suspek selepas menahan dua pembantunya yang juga adik-beradik, Aris dan Hendra di sebuah bengkel basikal dekat tempat kejadian.

Serentak dengan itu, seramai 50 anggota skuad elit itu mengepung rumah berkenaan selama 16 jam dengan dibantu kereta perisai.


MEREKA melepaskan tembakan menerusi tingkap bilik rumah yang menjadi persembunyian Noordin di Temanggung, Jawa Tengah.



DUA anggota polis berpakaian preman mengumpulkan bahan bukti dari rumah yang penuh dengan kesan tembakan dalam serangan yang mengorbankan Noordin semalam.



AZAHARI (kiri) dan Noordin.


Sindiket culik palsu terus aktif (Ceritera)

KUALA LUMPUR - Biarpun media telah banyak melaporkan kejadian culik palsu yang didalangi pihak tertentu tetapi masih banyak lapo- ran polis diterima daripada orang ramai yang terpedaya dengan tipu helah itu.

Dalam tempoh sebulan lalu, polis menerima sebanyak empat kes yang kesemuanya membabitkan kerugian RM82,000. Tiga daripada kes itu berlaku di Cheras dan satu kes di Brickfields.

Kes terbaru pada 23 Julai lalu di Cheras membabitkan seorang lelaki kerugian hampir RM40,000 ditipu oleh sindiket tersebut.

Dalam kejadian itu, mangsa pengusaha bengkel kereta telah menerima panggilan daripada seorang lelaki mengatakan anaknya telah diculik dan meminta mangsa memasukkan wang ke dalam satu akaun.

Ketua Jabatan Siasatan Jenayah Komersial Kuala Lumpur, Asisten Komisioner Izany Abdul Ghany berkata, sindiket yang dipercayai banyak beroperasi di Sabah itu menggunakan modus operandi membuatkan mangsa-mangsa cemas sebelum mengarahkan mereka memasukkan sejumlah wang ke dalam satu akaun bank atau meninggalkan wang tersebut di pondok telefon.

Menurut beliau, siasatan juga mendapati, sindiket tersebut mempunyai pengetahuan mengenai ahli keluarga mangsanya walaupun mereka dipercayai hanya membuat panggilan secara rambang.

"Polis sedang menyiasat daripada mana ahli sindiket itu mendapat maklumat mengenai ahli keluarga mangsa kerana setakat ini hanya seorang suspek yang dapat ditahan di Sabah bulan lalu," kata beliau di sini baru-baru ini.

Mengulas kejadian di Cheras, Izany memberitahu, suspek yang menghubungi mangsa mendakwa mereka telah menculik anak lelakinya yang belajar di luar negara dalam bidang teknologi maklumat (IT).

Katanya, panik dengan dakwaan itu, mangsa dari Taman Midah Cheras berusia 50 tahun itu kerugian RM40,000 selepas memasukkan wang tersebut ke dalam akaun seorang suspek.

"Mangsa terlalu cemas dan tidak terfikir untuk menghubungi anaknya sebelum memasukkan wang yang diminta lelaki yang menghubunginya," katanya.

Kosmo

Ragut 9 lagi nyawa (Ceritera)


KAKITANGAN KIST melakukan pemeriksaan dan saringan kesihatan ke atas pelajar yang kembali ke kampus itu di Bachok, Kelantan semalam.


KUALA LUMPUR - Wabak selesema babi (H1N1) kian membimbangkan apabila sembilan lagi kematian dicatatkan semalam menjadikan keseluruhan jumlah kematian akibat penyakit itu setakat ini meningkat kepada 27 kes.

Dalam kes terbaru, dua dari- padanya berlaku di Sabah melibatkan seorang wanita obes, 24, dan seorang lelaki warga emas berumur 74 tahun.

Ketua Pengarah Kesihatan, Tan Sri Dr. Mohd. Ismail Merican dalam satu kenyataan semalam berkata, wanita obes itu meninggal dunia pada 5 Ogos lalu selepas mendapatkan rawatan di Hospital Ranau pada 1 Ogos setelah mengalami demam dan batuk selama empat hari.

Sementara itu, warga emas terbabit yang juga penghidap jantung kronik meninggal dunia pada 6 Ogos lalu, tiga hari selepas mendapatkan rawatan susulan di hospital yang sama.

Lelaki itu dikatakan baru mengalami demam sehari dan berdepan dengan kesukaran bernafas sejak sebulan lalu.

Kes lain pula merujuk seorang pelajar wanita, 20, yang dirawat sebagai pesakit luar bagi penyakit serupa Influenza (ILI) pada 1 Ogos lalu dan meninggal dunia di bilik asramanya, lima hari kemudian.

Selain itu, wabak tersebut turut meragut seorang lelaki berumur 48 tahun yang menghidap asma dan hipertensi dari Sarawak dan seorang lelaki obes berumur 37 tahun dari Johor.

Mangsa ke-9 yang terkorban ialah seorang wanita mengandung berumur 25 tahun di sebuah hospital pakar di Johor Bahru pada pukul 1.30 pagi semalam.

Wanita itu disahkan meninggal dunia akibat pneumonia dan kegagalan pelbagai organ badan.

Kosmo!

Kempen besar-besar kawal H1N1
Ogos 10, 09 7:18pm
Kerajaan akan melancarkan satu kempen besar-besaran minggu ini untuk menyedarkan orang ramai tentang bahaya penyakit selesema A (H1N1) setelah wabak itu makin serius, kata perdana menteri.

Datuk Seri Najib Razak berkata kerajaan juga akan menyediakan ubat antivirus di hospital dan klinik awam di seluruh negara, lapor Bernama.

"Langkah yang paling berkesan ialah melalui proses mendidik orang ramai iaitu memberikan panduan kepada rakyat Malaysia," katanya selepas melancarkan bangunan baru Institut Jantung Negara (IJN) di Kuala Lumpur hari ini.

Sehingga hari ini, 32 orang meninggal dunia dan 1,983 orang dijangkiti penyakit itu di negara ini, termasuk 15 yang sedang dirawat di unit rawatan rapi (ICU).

Stok antivirus ditambah

Najib juga menasihatkan mereka yang mengalami demam supaya lebih berhati-hati dan mengelak daripada berkunjung ke tempat awam.

"Sekiranya demam, langkah paling baik ialah berehat di rumah sampai pulih, kerana kalau keluar, takut akan menjangkiti orang lain nanti.

"Kalau di rumah pun, mereka dinasihatkan supaya memakai topeng untuk elak daripada menjangkiti ahli keluarga," katanya.

Tambahnya, stok antivirus akan ditambah daripada 10 peratus bagi lebih 27 juta jumlah penduduk kepada 20 peratus, dan penambahan ini melibatkan peruntukan tambahan RM20 juta.

"Kementerian Kesihatan melalui hospital dan klinik akan menyediakan antivirus secara lebih luas supaya lebih ramai rakyat boleh dapat suntikan untuk bantu mengelak dijangkiti virus yang lebih memudaratkan," katanya.

Sidang khas Parlimen

Agensi berita yang sama juga melaporkan desakan seorang pemimpin kanan PAS agar Parlimen mengadakan satu persidangan khas bagi membincangkan wabak tersebut yang disifatkannya "ancaman kepada keselamatan negara".

Naib Presiden PAS Datuk Mahfuz Omar dilaporkan berkata, kertas putih mengenai pelan tindakan menangani jangkitan penyakit itu perlu dibentangkan di Parlimen.

Ahli parlimen Pokok Sena juga mencadangkan penubuhan jawatankuasa keselamatan negara dengan segera agar langkah-langkah pencegahan yang lebih serius dapat diambil.

"Kuarantin harus diperketatkan seperti di Mexico di mana seseorang yang dijangkiti penyakit itu dikuarantinkan dengan ketat, dan mereka berjaya mengawal situasi ini daripada menjadi lebih teruk," Mahfuz dipetik berkata.

MalaysiaKini

6 lagi korban H1N1, 203 kes baru
Ogos 10, 09 2:26pm
kemaskini 5.50pm Enam lagi menjadi korban selesema A (H1N1), menjadikan jumlah semuanya 32 orang sejak kes pertama 23 Julai lalu.

Semalam lapan disahkan mati akibat virus wabak tersebut.

Keenam-enam kematian itu antara 203 kes terbaru yang dilaporkan hari ini - kenaikan kes tertinggi dalam satu hari - menjadikan jumlah keseluruhannya 1,983 kes.

Ketua pengarah kesihatan menjelaskan, angka kematian terbaru itu merujuk satu kes yang berlaku semalam, manakala selebihnya kematian lebih awal yang hanya disahkan pada 7 dan 8 Ogos.

"Empat daripada kes kematian ini didapati mempunyai faktor risiko. Tarikh kematian sebenar seperti berikut: 5 Ogos (2 dua), 8 Ogos (3 orang) dan 9 Ogos (seorang)," kata Tan Sri Dr Mohd Ismail Merican.

Seramai 67 pesakit kini sedang dirawat di hospital dan seramai 15 lagi dirawat di unit rawatan rapi (ICU).

Enam di unit tersebut mempunyai risiko iaitu penyakit kronik (3 orang), obesiti (1), selepas hamil (1) dan bayi (1).

Dr Mohd Ismail menambah, mereka yang mengalami simptom dan berisiko tinggi untuk mendapat komplikasi akibat jangkitan influenza A (H1N1) diminta segera mendapatkan rawatan.

"Rawatan anti-virus akan diberikan tanpa memerlukan ujian pengesahan makmal. Rawatan ini sangat berkesan untuk mengubati pesakit jika dimulakan dalam tempoh 48 jam selepas gejala bermula," katanya.

"Berikan perhatian kepada tanda-tanda amaran seperti masalah sukar bernafas, demam atau sakit dada yang berterusan, batuk/kahak berdarah, muntah/cirit-birit yang kerap.

"Dapatkan rawatan segera apabila mengalami tanda-tanda tersebut."

MalaysiaKini

Dibunuh kerana bawa isteri orang (Ceritera)


POLIS memeriksa mayat Voon Kiat (gambar kecil) yang dibunuh di Kampung Melayu, Sungai Buloh semalam.


GOMBAK - Seorang lelaki yang disyaki menjalin hubungan sulit dengan isteri seorang buruh Indonesia mati ditikam bertubi-tubi di Kampung Melayu, Sungai Buloh dekat sini semalam.

Hubungan pasangan tersebut dikatakan baru bermula seminggu lalu apabila wanita Indonesia berusia 20-an itu mula bekerja di sebuah kilang plastik di Sungai Buloh tempat mangsa berkenaan bertugas.

Jurucakap polis berkata, dalam kejadian pada pukul 4.20 pagi, Yap Voon Kiat, 21, yang masih bujang memandu kereta Proton Iswara selepas menghantar wanita itu pulang ke rumahnya.

Dia juga baru siap memasang kain rentang iklan bagi pengambilan pekerja kilangnya di Rawang.

"Kira-kira 100 meter dari rumah wanita itu, kereta mangsa dihalang oleh tiga lelaki.

"Mangsa diarahkan keluar sebelum dia terus diserang," kata beliau ketika dihubungi di sini semalam.

Jurucakap polis itu berkata, akibat serangan tersebut, mangsa cedera teruk di kepala, kedua-dua belah tangannya hampir putus dan rusuk kirinya terkena sembilan tikaman.

Mangsa yang cedera parah mati di tempat kejadian.


Tugas Nabi Isa AS Saat Turun ke Bumi (Agama)

Nabi kita Muhammad saw telah memberitahukan kepada kita bahwa keberadaan Isa di muka bumi selama 40 tahun. Setelah itu dia wafat dan kaum muslimin mensolatkannya, sebagaimana termaktub dalam hadis sahih dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah saw bersabda, “…Kemudian dia tinggal di bumi selama 40 tahun kemudian wafat dan kaum muslimin mensolatkannya.” (HR. Abu Dawud 324, disahihkan oleh as. Suyuthi dalam al. Jami’ ash. Shaghir no.5265).

Adapun peristiwa. peristiwa yang terjadi di zaman Isa dan tugas. tugas yang ditunaikannya, maka ia sebagai berikut:

1. Memadamkan Dajjal dan fitnahnya

Di depan kita telah mengetahui bahwa Nabiyullah Isa bin Maryam turun sementara kaum muslimin sedang bersiap- siap memerangi Dajjal. Kita mengetahui bahwa saat itu solat didirikan, lalu Isa solat di belakang seorang laki- laki yang saleh. Ketika Dajjal mengetahui turunnya Isa, dia kabur. Nabiyullah Isa mengejarnya sampai di Baitul Maqdis, sementara Dajjal telah mengepung sekelompok kaum muslimin. Lalu Isa memerintahkan mereka agar pintunya dibuka. Dajjal yang bersembunyi di belakangnya segera berlari, lalu Nabiyullah Isa mengejarnya dan menangkapnya di pintu Lud, termasuk wilayah Palestina, sebelah timur. Kemudian Isa membunuhnya beserta orang-orang Yahudi yang bersamanya.

Di dalam hadits shahih dari Abu Umamah berkata, Rasulullah saw bersabda, “…Ketika imam mereka maju ke depan untuk solat Shubuh, maka turunlah Isa bin Maryam lalu imam itu mundur berjalan ke belakang supaya Isa maju menjadi imam. Isa meletakkan tangannya di antara kedua pundaknya kemudian dia berkata, ‘Majulah dan solatlah karena solat ini didirikan untukmu’. Lalu imam mereka solat dengan mereka. Selesai solat Isa berkata, ‘Buka pintunya’. Lalu mereka membuka pintu di mana Dajjal bersembunyi di belakangnya ditemani 70 ribu orang Yahudi, masing-masing dengan pedang yang berhias dan jubah (mantel). Apabila Dajjal melihat kepadanya maka ia meleleh (mencair) seperti garam yang mencair di air. Dajjal kabur. Isa AS berkata, ‘Sesungguhnya aku mempunyai pukulan untukmu, kamu tidak akan mendahuluiku dengannya. Isa menangkap Dajjal di pintu Lud sebelah timur lalu membunuhnya. Lalu Allah mengalahkan orang-orang Yahudi, maka tidak ada satu pun makhluk Allah awj yang digunakan oleh orang-orang Yahudi sebagai tempat persembunyian kecuali Allah menjadikannya berbicara. Batu, pohon, dinding, haiwan semuanya berbicara kecuali gharqadah, ia tidak berbicara karena ia adalah pohon mereka. Semuanya berkata, ‘Wahai hamba Allah yang muslim, ini orang Yahudi kemarilah bunuhlah dia’.” (HR. Ibnu Majah no. 4128. dan al. Hakim 4/436. 437, dia mensahihkannya dan disetujui oleh adz. Dzahabi).

Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “…Ketika mereka sedang bersiap-siap untuk perang dan merapatkan barisan, tiba-tiba solat dikumandangkan, lalu Isa bin Maryam as turun. Apabila musuh Allah melihatnya maka dia meleleh seperti garam di dalam air, seandainya dibiarkan nescaya dia pasti meleleh sehingga dia binasa, akan tetapi Allah membunuhnya lewat tangan Isa. Lalu Isa memperlihatkan darahnya di tombaknya kepada mereka.” (HR. Muslim no.2897)

Jadi tugas pertama Nabiyullah Isa setelah dia turun dari langit adalah menangani dan memadamkan Dajjal bersama orang. orang Yahudi yang mengikutinya.

2. Binasanya Ya’juj Ma’juj berkat doa Isa dan kawan-kawan

Mereka keluar pada zaman Isa as, setelah dia berhasil membunuh Dajjal dan memadamkan fitnahnya. Mereka ini membuat kerusakan besar di muka bumi. Lalu Nabiyullah Isa dan teman. temannya berdoa kepada Allah Taala. Mereka kemudian binasa secara menyeramkan. Hal ini termaktub dalam hadits Nawas bin Sam’an yang diriwayatkan oleh Muslim dalam hadits yang panjang tentang munculnya Dajjal dan turunnya Isa, yang telah disebutkan dalam pembahasan tentang Ya`juj dan Ma`juj.

3. Memadamkan semua syariat dan berhukum kepada Islam

Tidak diragukan bahwa Isa ketika turun dari langit, dia mengikuti syariat Islam, berhukum kepada kitabullah dan sunnah Nabi kita Muhammad saw. Dengan itu Isa memadamkan semua syariat yang dijadikan pegangan oleh manusia kecuali syariat Islam. Ini adalah perkara pokok yang secara jelas diketahui dalam agama di mana syariat Islam adalah syariat yang me. nasakh seluruh syariat sebelumnya. Dan Allah Taala telah mengambil sumpah dan janji atas seluruh nabi agar mereka beriman kepada Muhammad saw dan mengikutinya jika Muhammad saw diutus sementara mereka masih hidup.

Firman Allah, “Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, ‘Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah, kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, nescaya kamu akan sungguh. sungguh beriman kepadanya dan menolongnya’. Allah berfirman, ‘Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian. Ku terhadap yang demikian itu?’ Mereka menjawab, ‘Kami mengakui’. Allah berfirman, ‘Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu’.” (QS. Ali Imran: 81).

Oleh karena itu dia menghancurkan lambang Nashrani (salib) yang menyimpang, membunuh babi yang diharamkan di dalam kitabullah dan menghapus jizyah di mana dia tidak menerima dari orang Yahudi dan Nashrani kecuali Islam atau mati.

Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda, “Demi zat yang jiwaku di tangan-Nya, telah dekat masanya di mana Ibnu Maryam turun kepada kalian sebagai hakim yang adil, lalu dia menghancurkan salib, membunuh babi dan menghapuskan jizyah.”

Dalam riwayat lain, “Bagaimana kalian jika Ibnu Maryam turun kepada kalian lalu dia memimpin kalian dari kalian.” Ibnu Abu Dziib bertanya kepada Al. Walid bin Muslim, rawi hadits dari Ibnu Abi Dziib, “Tahukah kamu apa maksud ‘memimpin kalian dari kalian’?” Walid menjawab, “Beritahukan kepadaku.” Ibnu Abi Dziib berkata, “Memimpin kalian dengan kitabullah dan sunnah Nabi kalian.” (HR. Muslim no. 155).

Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah saw bersabda, “Di antara diriku dengan Isa tidak ada nabi, dan sesungguhnya dia pasti turun. Jika kalian melihatnya maka kenalilah dia, sesungguhnya dia berperawakan sedang, berkulit putih kemerah-merahan dia turun di antara dua potong baju berwarna kekuning-kuningan, kepalanya seolah-olah menetes walaupun tidak basah, dia memerangi manusia di atas Islam dia mematahkan salib, membunuh babi dan menghapus jizyah pada masanya Allah menghancurkan semua agama kecuali Islam. Dia membunuh Al- Masihud Dajjal, kemudian tinggal di bumi selama 40 tahun kemudian wafat dan kaum muslimin mensolatkannya.”

4. Menghapus kebencian dan permusuhan di antara manusia dan meratanya rasa aman dan kemakmuran di antara manusia

Imej Tiduran di Blog Awan

Di antara perkara yang disampaikan oleh Nabi saw kepada kita yang terjadi di zaman Isa adalah dihapuskannya permusuhan, kebencian dan saling iri di antara manusia, di mana manusia telah bersepakat di atas kalimat Islam. Berkah dan kebaikan merata di mana bumi menumbuhkan pohon-pohon seperti pada masa Adam, tidak ada yang menerima pemberian karena melimpahnya harta. Pada masa itu Allah melenyapkan racun dari binatang. binatang beracun sehingga anak-anak bermain-main dengan ular dan kalajengking yang tidak lagi berbahaya. Seekor kambing digembalakan di samping srigala dengan aman. Bumi dipenuhi rasa aman dan damai, tidak ada lagi perang, maka harga kuda turun drastis sementara sapi jantan harganya melambung tinggi karena semua tanah dibajak untuk ditanami.

Dalam hadits Nawas bin Sam’an, Rasulullah saw bersabda, “…Kemudian Allah menurunkan hujan deras yang mengguyur seluruh rumah baik yang terbuat dari tanah atau kulit binatang, hujan itu membasuh bumi sehingga ia seperti cermin yang berkilauan, kemudian dikatakan kepada bumi, ‘Tumbuhkanlah buah-buahanmu dan kembalikan barokahmu’. Pada hari itu sekelompok manusia memakan satu buah delima dan memakai kulitnya sebagai topi. Air susu diberkahi sehingga seekor unta muda cukup memenuhi kebutuhan banyak orang dan seekor sapi muda cukup memenuhi kebutuhan satu kabilah serta seekor kambing muda cukup memenuhi kebutuhan satu keluarga besar.”

Dalam hadits Abu Umamah yang panjang Rasulullah saw bersabda, “…lalu Isa bin Maryam turun pada umatku sebagai hakim yang adil dan imam yang bijaksana, dia menghancurkan salib, mematikan babi, menghapus jizyah, membiarkan sedekah kambing dan unta tidak ada yag mau menerima, kebencian dan permusuhan dihapuskan. Binatang beracun ditarik racunnya sehingga seorang bocah memasukkan tangannya ke dalam mulut ular dan itu tidak membahayakan dirinya, seorang bocah perempuan melewati singa tetapi singa itu tidak mengganggunya, srigala berada di antara kambing seperti anjing yang menjaganya. Bumi dipenuhi keselamatan seperti bejana dipenuhi oleh air. Kalimat manusia menjadi satu. Tidak ada yang disembah kecuali Allah, perang dihentikan, orang-orang Quraisy kehilangan kerajaannya. Bumi seperti piring besar dari perak, ia menumbuhkan pohon-pohon dengan janji Adam sehingga beberapa orang memakan setangkai anggur dan mereka kenyang, dan beberapa orang memakan satu buah delima dan mereka kenyang. Sapi jantan harganya segini. segini. Sementara kuda hanya dengan beberapa keping dirham….” (HR. Ibnu Majah no. 4128. dan al. Hakim 4/436. 437, dia menshahihkannya dan disetujui oleh adz. Dzahabi).

Dari pembahasan yang kami paparkan tentang Masihul Huda bin Maryam tentunya pembaca mengetahui bahwa dalil-dalil tentang turunnya Isa baik dari al-Qur’an maupun sunnah telah mencapai tingkatan mutawatir dan bahwa ini adalah kesepakatan umat dari mulai zaman Nabi saw sampai hari ini, merujuk kepada tafsir dari firman Allah SWT,

“Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.” (QS. An. Nisa’: 159).

Inilah yang dinyatakan oleh para ahli tafsir secara keseluruhan, lalu mereka menyebutkan hadis-hadis mutawatir itu di bawah ayat ini, lebih-lebih hadits Abu Hurairah yang marfu’ dan mauquf, di mana dia berkata setelah menyinggung turunnya Isa bin Maryam dengan ditegaskan oleh sumpahnya, “Bacalah jika kalian mau ayat, ‘Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya’.” Jadi mengingkari turunnya Isa di akhir zaman sama dengan mengingkari al. Qur`an, sunnah yang shahih dan ijma’ umat.