Translate

||| Tentang Aku |||

Foto saya
Jenaris, Kajang Selangor, Malaysia
¤¤ Penyair nan tidak akan berhenti memaparkan sesuatu. Berkata benar biar pahit sekali pun. Kata kata biarlah membawa makna. Makna jangan berbau hina.¤¤

Perlu Baca

masalah tanah pusaka Md Sesh masih tidak selesai Klik Label: Pusaka Mengambil hak milik orang lain tanpa mengikut panduan Islam adalah HARAM; akta tanah yang dipinda oleh manusia hanya perangkap NERAKA bagi mereka yang tamak akan harta dunia

26 Julai 2009

Cara mendekati Allah (Agama)

Tanggal : 27 Jul 2009
Sumber : Harian Terbit

"KATAKAN kepada kami bagaimana cara taqarrub atau mendekati Allah Swt, Tuan," pinta seorang murid sebelum Abu Qubaisy sempat menyampaikan kata pengantar pembuka majelis taklimnya pagi itu.

"Mengabdilah kepada Allah Swt dengan penuh kesadaran bahwa Dia menciptakan jin dan manusia hanya untuk mengabdi. Dan hadapkanlah wajah hanya kepada-Nya saja. Jangan ada tempat menghadap yang lain selain Dia," jawab sang mahaguru yang luas ilmu dan pengetahuannya tersebut.

"Bersediakah Tuan jelaskan itu dengan bahasa yang lebih mudah dipahami?" tanya dan sekaligus pinta murid lain yang tampak penasaran.

"Barangkali ada baiknya kukutipkan untuk kalian apa yang pernah diucapkan sufi dan ulama besar Syekh Abd al-Qadir Jailani. Kata beliau, 'Pada pandanganku dunia ini ibarat fatamorgana, datang dan pergi, bersifat semu, menipu, dan palsu. Karena itu aku tidak pernah percaya kepadanya, dan sama sekali tidak terpikat olehnya. Karena dia datang dan pergi begitu saja. Akan halnya akhirat, di situ aku hanya sebentar saja. Bila aku telaah dan perhatikan keadaannya, kutemukan ada juga kekurangannya. Ia diciptakan untuk makhluk yang ciri-cirinya mirip dunia ini. Di dalamnya aku melihat Allah telah menyediakan tempat untuk memuaskan segala keinginan dalam diri, yakni nafsu dan segala yang menyenangkan mata belaka. Kemudian aku bertanya kepada diriku sendiri, "Apa yang diinginkan hati ini?" Aku pun memalingkan wajahku kepada "Tuan" yang memiliki semua makhluk, yakni Mawla. Pengolah, yakni Bari'. Pembuat, yakni Khalik. Dan Pencipta, yakni Muhdits. Apakah ada yang lain selain "Tuan" ini?"

Menurutku, dari ucapan yang pernah dikatakan Abd al-Qadir Jailani itu, bilamana orang dengan sepenuh kesadaran mengabdikan diri hanya kepada Allah, dengan keyakinan karena tak ada tempat lain untuk mengabdi, maka Dia dengan sifat-Nya yang Pemurah akan memberikan ganjaran utama. Yaitu akan menggantikan kejahilan atau kedunguan, dengan ilmu. Menggantikan rasa jauh menjadi rasa dekat. Menggantikan kegelapan dengan cahaya yang benderang, dan seterusnya," jelas Abu Qubaisy dengan panjang lebar. *

Drama Manohara, Kerajaan Kelantan Dukung Shaliha Tuntut Daisy * Shaliha Nyaris Diperkosa Suami Daisy 3 Kali * (Ceritera)

Posted in Berita Utama by Redaksi on Juli 26th, 2009

Jakarta (SIB)


Tim advokasi hukum dan keadilan untuk Shaliha Lanti mengakui keterlibatan Kerajaan Kelantan, Malaysia, mengawal proses hukum Shaliha versus keluarga Manohara Odelia Pinot. Kelantan mendanai semuanya, termasuk 30 hari Shaliha menginap di Indonesia.


“Bahwa Kelantan ikut membantu Liha, ya. Apakah dia menyerang balik siapa atau tidak saya tidak ikut campur, dia nyumbang uang saja,” ujar salah satu anggota Tim Advokasi Shaliha, Ratna Sarumpaet.

Hal itu disampaikan Ratna dalam konferensi pers di Rumah Makan Sari Kuring, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (23/7).

Namun demikian, Ratna membantah bahwa Kelantan “mengurus” Liha berkaitan dengan konflik terutama melawan ibunda Manohara, Daisy Fajarina. Menurut Ratna, siapa saja boleh menolong korban kejahatan seperti Liha.

“Kasus Liha tidak ada kaitannya dengan kasus Kelantan dengan Manohara, apakah Sultan menganiaya Manohara atau tidak itu tidak ada kaitannya dengan Liha,” ujar Ratna, meyakinkan.
Ratna memilih berpikir positif. Menurutnya tidak menjadi masalah apapun motivasi Kelantan sepanjang niatnya untuk membantu Liha.

“Menurut saya tidak masalah kalaupun dia punya kepentingan. Buat saya fair-fair saja sepanjang dia (Kelantan) membantu Liha dengan tulus tidak masalah,” ungkap Ratna.

Shaliha merupakan eks pembantu keluarga Manohara. Dia mengaku selama ikut keluarga tersebut di Prancis, dia mendapat perlakukan yang tidak manusiawi.

Shaliha Nyaris Diperkosa Suami Daisy 3 Kali

Eks Pembantu keluarga Manohara Odelia Pinot, Shaliha Lanti, hampir diperkosa tiga kali selama bulan Maret 2003. Namun, ibu Mano, Daisy Fajarina, hanya diam saja melihat Shaliha digerayangi suaminya.

“Suami Daisy, Pinoet, mencoba memperkosa saya. Dia sudah mencium dan memegang-megang saya juga. Pada tanggal 27 Maret 2007 malah Daisy melihat sendiri apa yang suaminya bikin sama saya. Daisy malah teriak-teriak” ujar Shaliha.

Hal itu disampaikan Shaliha dalam konferensi pers di Rumah Makan Sari Kuring, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (23/7).

Percobaan pemerkosaan itu, menurut Shaliha, sudah tiga kali dialaminya. Shaliha mengaku geram sekalipun keperawanannya masih terjaga.

“Waktu di Prancis, dia (Pinoet) seperti itu tiga kali sejak tanggal 23 Maret 2007. Tak sampai merengut dia cuma meraba-raba, sama saja kalau having sex,” kenang Shaliha.
Karena itulah, diam-diam Shaliha kesal saat Daisy mengaku-aku dia sebagai anaknya di depan para tetangga.

“Saya paling sakit hati kalau bu Daisy cerita ke orang-orang saya anaknya. Tidak ada orang tua yang memperkosa anaknya sendiri,” keluh Shaliha.

Eks Pembantu: Daisy Tukang Bohong

Pembantu keluarga Manohara Odelia Pinot, Shaliha Lanti (25), mengungkapkan kebohongan ibu Manohara, Daisy Fajarina. Selain suka berbohong, Daisy ternyata mengguna-gunai suaminya sendiri.

“Daisy banyak membohongi hidup gaya orang kaya. Di Prancis mereka menyewa mobil dan belanja. Kalo ada yang menagih utang, biarpun dia di rumah, selalu saya yang angkat telepon,” beber Shaliha.

Lebih parah lagi, lanjutnya, Daisy suka membanting gelas minuman yang dia buat untuk suaminya, Noack Pinot Jurgen Reiner. Daisy memang rutin membuat minuman dicampur air ludah untuk suaminya.

“Daisy kan kerjanya tidur-tidur, kalau pagi saya buat minuman untuk suaminya selalu ditumpahkan karena Daisy suka tuang guna-gunain suaminya dia taruh ludah,” kenang Shaliha.
Tak cukup diguna-guna, menurut Shaliha, Daisy pun seperti layaknya buaya darat, satu suami belum dicerai sudah dapat suami lagi.

“Daisy belum cerai suami satunya kawin sama orang lain, Waktu Liha ikut masih sama Thomas suaminya bu Daisy yang di Austria,” kata Shaliha sembari nyengir.

Yang paling membuat Shaliha kesal, Daisy membohonginya saat mengajak ke Prancis. Shaliha diiming-imingi jalan-jalan ke Jakarta.

“Dia ngakunya ngajak jalan-jalan seminggu ke Jakarta malah dia buat paspor baru, Liha diajak ke Prancis dari Makassar,” keluhnya.

Sidang Cerai Manohara di Malaysia 2 Agustus.

Sidang gugatan cerai Tengku Muhammad Fakhry terhadap Manohara Odelia Pinot akan berlangsung pada Minggu 2 Agustus 2009. Mano belum tahu akan datang atau tidak pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Syariah Islam Malaysia itu.

“Belum tahu datang atau tidak pada sidang 2 Agustus di Malaysia nanti,” ujar pengacara Manohara, Farhat Abbas kepada detikcom, Jumat (24/7).

Sebelumnya Mano juga mempunyai kuasa hukum di Malaysia. Model cantik yang dinikahi Fakhry pada usia 16 tahun ini juga melayangkan gugatan cerai kepada Pangeran Kerajaan Kelantan Malaysia ini. Mengenai kelanjutan proses hukum terkait penganiayaan yang dilakukan Fakhry kepada Mano, lanjut Farhat, pihaknya masih terus memantaunya. Namun Farhat membantah jika Mano tidak serius lantaran sibuk syuting sinetron yang dibintanginya.

“Nggak apa-apa, kan dia cari uang daripada trauma,” kata Farhat.

Ibunda Mano Akan Gugat Balik Shaliha

Ibunda Manohara, Daisy Fajarina, membantah telah melakukan penganiayaan terhadap mantan pembantu keluarganya di Perancis, Shaliha Lanti. Daisy akan menggugat balik pembantu yang telah ikut dari umur 14 tahun itu.

“Silakan periksa kasus (penganiayaan) di Perancis. Itu semua bohong. Silakan saja kalau ada bukti-buktinya, siapa yang melecehkan,” ujar pengacara Daisy Farhat Abbas.

urut Farhat, Shaliha telah melakukan kebohongan dengan menuduh ibunda Mano menganiaya dirinya. Farhat menuding keluarga suami Mano, Tengku Muhammad Fakhry berada di balik laporan Shaliha.

“Itu ditunggangi pihak Malaysia. Malaysia akan menempuh cara apa pun termasuk juga meminta ganti 105 juta ringgit (Rp 300 miliar). Pokoknya hal-hal yang tidak masuk akal dilakukan oleh Malaysia,” ungkap suami penyanyi senior Nia Daniaty ini.

Terhadap tuduhan percobaan pemerkosaan yang dilakukan ayah Mano, Noack Pinot pada Shaliha, Farhat menyebut eks pembantu Daisy itu pengkhianat.

“Mungkin selingkuh, Shaliha pengkhianat, makanya Ibunya Mano pulang,” katanya.

Farhat menuturkan, selain Shaliha, pihaknya akan melaporkan Ketua Ratna Sarumpaet Crisis Centre (RSCC), Ratna Sarumpaet, ayah kandung Mano George Mann, dan teman Fakhry, Ikhsan Absal.

“Ratna mencle-mencle. Dulu mendukung (Manohara) sekarang melawan. Ini dendam,” keluh Farhat. (detikcom/m)

Menghitung hari kejatuhan Daisy Fajarina July 24, 2009 (Ceritera)

Posted by nikmj in General, National, news.
Tags: , , , , ,
trackback

Semua rakyat didunia ini sedang memerhati ke Negara Indonesia, sebuah negara yang penduduknya mencecah kepada angka 260 juta insan. Rakyatnya terlalu ambil berat dan prihatin terhadap bangsanya, terutama rakyat yang miskin yang perlu pembelaan. Rasa peduli terhadap bangsanya yang teranaiya tinggi sekali, terutamanya apabila rakyatnya mendapat musibah di Malaysia.

Pada 23hb. Julai 2009 satu lagi sejarah tercatit di Indonesia apabila seorang insan yang bernama SALIHAH telah membuat pengaduan untuk mendapat keadilan di Mobes Poliri di Jakarta terhadap ’seekor SYAITAN yang bergelar Dasiy Fajarina’. Ramai orang sedang menunggu reaksi daripada Pemerintahan Indonesia, adakah Dasiy Fajarina dan Pinot itu KEBAL di Indonesia yang dikatakan Negara Berdaulat itu.

Semua kisah penderitaan SALIHAH telah dilapurkan kepada polisi Indonesia oleh SALIHAH sendiri dan semua media Indonesia telah menulis perkara ini. Tidak ada apa yang dapat disembunyikan lagi oleh Dasiy Fajarina dan Pinot, semuanya sudah didedah dan ditelanjangkan oleh SALIHAH sebagaimana Dasiy Fajarina telanjangkannya.

Dasiy Fajarina memaksa dan mengancam dengan pisau supaya SALIHAH telanjang bogel dan memaksa melakukan hubungan ’sex’ secara live didepan matanya bersama suaminya iaitu Pinot, satu perbuatan kebinatangan, perbuatan yang mengaibkan, tidak kemanusian, perangai lebih daripada DAJAL dan syaitan.

Inilah kegilaan sebenar Dasiy Fajarina dan pusaka ini akan dimiliki oleh Manohara sebagai darah dagingnya, Manohara juga akan berperangai kebinatangan selagi dia tidak ubah perangai, selagi kebaikan Tengku Temenggong dinafikan, selagi terus membuat fitnah kepada suaminya sedangkan sehingga hari ini tidak ada satu pun bukti yang boleh disabitkan terhadap TT.

Dan apabila PEMERINTAHAN INDONESIA bersedia melaksanakan KEADILAN, maka nasib Dasiy Fajarina akan menerima kehinaan dan kelam. Kehinaan kerana perbuatannya terhadap SALIHAH berlebihan, selain daripada diancam ditusuk dengan pisau ada lagi KEJAHATAN dan KEZALIMAN yang dilakukan oleh Dasiy Fajarina terhadap SALIHAH, kali ini SALIHAH dipaksa meminum air kencing Dasiy Fajarina sehingga muntah-muntah, sekali lagi kegilaan Dasiy Fajarina terbongkar.

Tidak hanya dengan memaksa minum air kencing (bahasa Indonesia bilang “AIR SENI), Dasiy Fajarina yang gila ‘SEX’ diluar tabi’in juga memaksa SALIHAH menghisap jari tangannya yang mana jari itu terlebh dahulu dimasukkan kedalam lubang FARAJnya yang busuk kerana berpenyakit kanser dan dimasukkan kedalam mulut SALIHAH supaya dihisapkan. Begitu juga dilakukan terhadap suaminya PINOT. Bayangkan bentuk kecelakaan yang dilakukan oleh Dasiy Fajarina terhadap mangsanya SALIHAH.

Gila, Binatang dan apa lagi bahasa yang patut diberi sebagai mengambarkan watak sebenar Dasiy Fajarina, dan watak itu akan diperturunkan kepada Manohara, maka awaslah sesiapa yang mendamping keluarga ini, mungkin ada mangsa baru yang diintai oleh Dasiy Fajarina dan Manohara setelah usaha untuk menghina Tengku Temenggong gagal, kerana TT tidak sebodoh Pinot, Klumans dan ramai lagi lelaki yang jadi mangsa korban kegilaan dan kebuasan Dasiy Fajarina.

Rakyat Indonesia yang cerdik-cerdik diminta membantu SALIHAH untuk mendapat KEADILAN, buat apa pemerintahan Indonesia menyimpan orang semacam Dasiy Fajarina yang sudah dihukum bersalah oleh Kerajaan Perancis dan buat apa KBRI di Malaysia masih lagi tidak bertindak terhadap Manohara yang secara terang menuduh KBRI menerima RASUAH dari pihak Istana Kelantan untuk tidak membantu Manohara semasa di Malaysia. Apakah tuduhan Manohara terhadap KBRI itu betul kerana tidak ada tindakan susulan diambil oleh KBRI untuk membersihkan nama baik KBRI. Jangan biarkan Manohara merusak nama baik KBRI itu.

Yang jelas sekarang ini, DASIY FAJARINA, PINOT serta MANOHARA telah dan sedang melakukan KEJAHATAN terhadap SALIHAH dan TT. Bertindaklah rakyat Indonesia dan jangan bersengkokol dengan manusia yang berperangai binatang itu. Jejek.

Tersadai (Singgahsana)


Aku selalu berpesan kepada anak-anakku
kita kena hormati orang tua
terutama ibu & ayah kita
tanpa mereka kita tak mungkin akan lahir di dunia
jangan meninggi suara dengan mereka
jangan membelakangi mereka
fikir dahulu tindakan masing-masing
jangan sampai menconteng arang ke muka mereka
martabat keluarga bukan boleh dijual beli.
Hari ini anak-anak kita makin lupa
ibu bapa makin terpinggir
malahan ada yang sanggup menghantar ibu & ayah
ke rumah asuhan orang tua-tua
kalau tidak dihantar ke rumah orang tua-tua
ibu & ayah ditinggalkan sendirian di kampung halaman
menunggu anak-anak pulang
menunggu panggilan bertanya khabar
senyap
anak-anak lebih suka dengan meriah kota
lebih suka makan makanan moden pizza atau makaroni
loya bau budu, tempoyak atau cincalok
tak reti lagi buat gulai tempoyak, masak pekasam & kerabu bunga betik
tak usik lagi ikan sungai katanya hanyir
sedangkan itulah juadah mereka sejak kecil
ikan keli, ikan terboi, lampam & ikan puyulah yang paling sedap
berebut makan sampai licin sepinggan ayan.
Aku yang makin tua ini rindu amat akan kampung halaman
kekinian terpenjara di sisi kota angkuh ini
dengan tersadainya ingatan tidak terlayarkan impian.
mana nak cari pinggan ayan begini?...