Translate

||| Tentang Aku |||

Foto saya
Jenaris, Kajang Selangor, Malaysia
¤¤ Penyair nan tidak akan berhenti memaparkan sesuatu. Berkata benar biar pahit sekali pun. Kata kata biarlah membawa makna. Makna jangan berbau hina.¤¤

Perlu Baca

masalah tanah pusaka Md Sesh masih tidak selesai Klik Label: Pusaka Mengambil hak milik orang lain tanpa mengikut panduan Islam adalah HARAM; akta tanah yang dipinda oleh manusia hanya perangkap NERAKA bagi mereka yang tamak akan harta dunia

28 Julai 2008

1.100 Wanita Indonesia Dipenjara Di Kajang Malaysia (Ceritera)

Sen, Jul 28, 2008

International

Kuala Lumpur ( Berita ) : Sebanyak 1.100 wanita dari 1.504 tahanan yang ada di penjara khusus wanita di Kajang, Selangor, merupakan warga negara Indonesia Malaysia, demikian data yang terungkap ketika Dubes RI untuk Malaysia Da’i Bachtiar berkunjung ke penjara itu.

“Kami melakukan kunjungan ke penjara wanita ini dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI,” kata Da’i Bachtiar di depan penjara khusus wanita Kajang, Selangor, Senin [28/07] .

Dari 1.100 wanita asal Indonesia yang ditahan di sana, sebanyak 171 sudah divonis dan 929 lainnya masih tahanan sementara.

“Ini baru penjara Kajang belum penjara Malaysia lainnya. Kita sedang mendata berapa jumlah wanita Indonesia yang ada dalam tahanan atau penjara di Malaysia,” katanya.

Dalam kunjungan itu, kepala penjara Nassif mengajak semua rombongan staf KBRI dan Dharma Wanita melihat kondisi penjara khusus wanita di Kajang. Penjara Kajang terlihat bersih, jauh lebih bersih dibandingkan penjara-penjara di Indonesia. Dalam penjara, para tahanan diberikan pendidikan seperti belajar membaca, mengaji, dan perawatan tahanan juga baik.

Seorang WNI asal Jatim, Asma, mengaku mendapat perawatan bagus untuk penyakit kankernya. Kepada Dai, dia mengatakan, sudah beberapa kali di kemoterapi di RS Kajang.

Selain itu, ada tiga ibu yang membawa anak-anaknya yang berusia dua hingga lima bulan. Wajah mereka terlihat bersih karena mendapat perawatan dalam penjara.

“Semua tahanan di sini bukan hanya kriminal tapi juga tahanan imigrasi. Mereka yang masuk ke Malaysia dan bekerja tanpa ijin juga di tahan di sini,” kata Nassif.

Di dalam penjara, tahanan wanita itu diberikan pendidikan keterampilan juga. Ada tujuh bengkel pelatihan keterampilan bagi tahanan, yakni bengkel, salon, SPA, membatik, kerajinan tangan, membuat kue dan roti, serta komputer.

Beberapa hasil kerajinan tahanan yang dijual di dalam penjara atau di gerai di luar penjara diborong ibu-ibu dharma wanita KBRI karena produknya bagus dan berkualitas tapi murah.

Dubes Da’i dan rombongannya juga mencicipi aneka macam kue buatan para tahanan. Para petugas penjara tidak lupa memberikan brosur yang isinya penawaran katering dari penjara Kajang yang bisa dipesan untuk bermacam pesta.

“Kami juga ada pembelian via internet. Silakan buka www.prison.com.my maka akan tampil berbagai produks dari penjara yang bisa dibeli secara online,” kata Nassif. ( ant )

Tiada ulasan: